SOLUSI BAN KEMPIS – RUN FLAT TYRE

SOLUSI BAN KEMPIS – RUN FLAT TYRE

 

Salah satu pengembangan fitur safety pada mobil penumpang adalah run flat tyre (RFT). Dengan menggunakan run flat tyre, mobil tidak lagi harus membawa ban cadangan. Karenanya ruang ban cadangan bisa digunakan untuk hal lainnya. Bagasi menjadi terasa lebih besar dan bangku belakang bisa dilipat.

Run flat tyre adalah ban mobil yang tahan digunakan untuk melaju meski kempis atau tidak ada tekanan sama sekali di ban. Run flat tyre menggunakan pelek khusus yang dinamai EH2 (extended hump) yang bertindak seperti pengikat bibir ban (bead lock) untuk menjaga ban tetap pada posisinya.

Tujuannya agar pengendara masih dapat membawa mobil dengan aman ke bengkel terdekat untuk reparasi.

Namun, jarak yang bisa ditempuh run flat tyre ini terbatas hanya sampai 80 km dan kecepatan maksimalnya pun 80 km/jam. Tapi kedua batasan itu bisa berbeda antara produsen run flat tyre.

Gambar hasil untuk solusi ketika ban kemeja, menjalankan ban kempes

Tipe run flat tyre

  1. Tipe run flat tyre yang paling umum adalah ban yang diberi penguat pada dinding ban (sidewall) sehingga bentuk ban dapat bertahan.
  2. Tipe run flat tyre lainnya yaitu menggunakan ring dalam, baik terbuat dari karet atau material penopang lain. Ring ini melingkar tepat di permukaan dalam pelek dan mampu menopang bobot mobil dan muatan meski ban tanpa tekanan.

 

KELEBIHAN RUN FLAT TYRE

  • Pengendara tak perlu mengganti ban saat ban kempis. Kondisi itu menghindari mobil berhenti di bahu jalan yang berpotensi tertabrak, atau berhenti di lokasi yang dianggap rawan.
  • Run flat tyre lebih aman digunakan untuk melaju dibanding ban biasa.
  • Run flat tyre mampu mempertahankan bentuknya dan pengendalian mobil tetap lebih baik meski tiba-tiba ban kehilangan tekanan atau kempis. Sehingga mereduksi risiko kecelakaan.
  • Tak perlu bawa ban cadangan, dongkrak dan kunci ban. Jadi mobil memiliki ruang ekstra untuk penyimpanan barang atau lainnya.

KEKURANGAN RUN FLAT TYRE

  1. Run flat tyre membuat bantingan mobil lebih keras, terutama guncangan saat melintas di jalan bergelombang.
  2. Semakin jauh run flat tyre digunakan dalam kondisi kempis akan makin sulit direparasi. Karenanya, disarankan untuk segera diperbaiki.

Catatan: Mengganti ban lebih baik dari pada memperbaikinya, meski biayanya lebih mahal 20-30% dibanding ban biasa.

 

Terima kasih telah mendukung kami

Leave a Reply